Senat Tetapkan 3 Nama Calon Rektor Unimed
![]() MedanBisnis – Medan. Rapat Senat Universitas Negeri Medan (Unimed), Senin (11/4), menetapkan 3 nama calon rektor untuk diajukan ke Mendiknas dan dilakukan pemilihan rektor. Rapat senat penjaringan calon rektor diwarnai unjuk rasa mahasiswa dan walk out (WO) seorang calon, Prof Alibinus Silalahi MS, yang meminta agar proses penyaringan, penjaringan dan pemilihan ulang rektor ini ditunda sampai diangkatnya Plt rektor menggantikan Syawal Gultom.Ketiga nama calon rektor itu adalah Prof Ibnu Hajar MSi, Prof Amrin Saragih MA PhD dan Prof Abdul Hamid KMpd, masing-masing meraih 28, 19 dan 11 suara. Tiga calon lainnya, yakni Prof Khairil Ansari MPd (4 suara), Prof Berlin Sibarani MPd (1), dan Prof Albinus Silalahi MS tak meraih suara karena WO. Ketua panitia pemilihan Rektor Unimed periode 2011-2015, Chairul Azmi, mengatakan, dari 66 anggota senat, yang hadir 64 orang. "Sebelumnya 66 anggota senat. Tapi Pak Syawal Gultom sudah tidak dihitung lagi, jadinya 65 suara. Dari jumlah tersebut, 1 orang abstein, yakni Pak Albinus, karena keluar dari rapat. Sehingga jumlahnya 63 suara," jelasnya. Chairul mengatakan, pemilihan Rektor Unimed yang direncanakan pada 12 April 2011, diundur berdasarkan surat dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 466/E/T/2011. Dalam surat itu disebutkan bahwa pemilihan rektor dilakukan 2 minggu setelah hasil penjaringan disampaikan kepada Mendiknas. "Pengiriman berkas ketiga calon rektor akan disampaikan paling lambat Rabu ini ke Mendiknas," sebutnya. Diwarnai Demo Prof Albinus Silalahi mengatakan, dirinya WO dari rapat senat karena proses penjaringan calon rektor itu tidak sesuai dengan hati nuraninya. "Pemilihan rektor kali ini tidak rasional dan dipaksakan," tegasnya. Menurutnya, seharusnya anggota senat lebih mendengarkan aspirasi dari para pengunjuk rasa yang meminta proses pemilihan ulang rektor ditunda dan mendesak Mendiknas segera mengangkat pelaksana tugas (plt) rektor menggantikan Syawal Gultom, yang sudah diangkat menjadi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kemendiknas. Rapat senat diwarnai unjuk rasa mahasiswa yang tergabung Gerakan Civitas Akademika Unimed (Gertak). Safwin Rambe, koordinator demo mengatakan, proses pemilihan rektor ini ilegal karena telah melanggar aturan. Seharusnya, pemilihan diundur dan digelar setelah Mendiknas mengangkat plt rektor. "Meskipun saya dipecat, saya akan memperjuangkan kebenaran," ucapnya. Pada penjaringan calon Rektor Unimed 8 Oktober 2010, senat menetapkan 3 nama peraih suara terbanyak, yakni Syawal Gultom (54 suara), Khairil Ansari (4), Berlin Sibarani (2). Ketiga nama ini kemudian diajukan ke Mendiknas untuk dilakukan pemilihan rektor. Namun, proses pemilihan rektor diulang, karena calon yang ada tinggal 2 orang, seiring diangkatnya Syawal Gultom menjadi Kaban Pengembangan SDM Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kemendiknas. Pasalnya, sesuai Permendiknas No 24/2010 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor/Ketua/Direktur pada Perguruan Tinggi yang Diselenggarakan Pemerintah, disebutkan bahwa senat harus mengajukan 3 nama calon rektor ke Mendiknas untuk dipilih satu nama. |

Komentar