Potensi Daerah DELI SERDANG
Pada Desember 2003, wilayah Deli Serdang telah dimekarkan menjadi dua wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Deli Serdang dan Serdang Bedagai. Pemekaran ini membawa dampak bagi Kabupaten Deli Serdang, antara lain terhadap perubahan-perubahan pada :
• Luas wilayah, jumlah kecamatan dan desa
• Jumlah Penduduk, potensi ekonomi dan sumber daya
• Masalah-masalah pembangunan
• Struktur dan tata organisasi Birokrasi Pemerintah.
• Anggaran dan sumber anggaran pembangunan daerah.
Permasalahan pembangunan di Kabupaten Deli Serdang adalah berkenaan dengan masih rendahnya kualitas SDM rakyat dan pemerintahan. Hal ini berlangsung di seluruh sektor kehidupan, sehingga memperlambat upaya-upaya meningkatkan dan mensejahterakan taraf hidup rakyat. Untuk periode Tahun 2004 sampai dengan tahun 2009, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengarahkan prioritas pembangunan terutama pada Sektor Pendidikan dan Kesehatan, yang merupakan kebutuhan dasar dalam upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), dengan tidak meninggalkan sektor Pertanian, Industri, dan Pariwisata yang selama ini merupakan sektor unggulan, dan sektor pembangunan lainnya.
Perkebunan ( 1 items )
Pertanian ( 3 items )
Sektor Pertanian yang meliputi sub sektor pertanian tanaman pangan dan holtikultura, perkebunan, peternakan dan kehewanan, perikanan dan kelautan serta kehutanan memberikan kontribusi yang cukup besar dalam perekonomian daerah Kabupaten Deli Serdang.
Sub Sektor Kehutanan selain dimanfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, juga telah diupayakan pelestariannya dengan mengajak masyarakat berpartisipasi untuk melindungi dan melestarikan keberadaan hutan agar terhindar dari bahaya bencana alam seperti banjir dan longsor.
Sedangkan di sub sektor pertanian tanaman pangan dan holtikultura, daerah Kabupaten Deli Serdang hingga saat ini merupakan salah satu lumbung beras dan memberikan kontribusi yang tidak sedikit bagi Propinsi Sumatera Utara.
Berbagai komoditi terkenal dan menjadi unggulan sebagai penunjang pembangunan pertanian, juga tumbuh dan dikembangkan di daerah ini, seperti pisang barangan di kecamatan Biru-Biru, STM Hilir, Namorambe, Belimbing, Jambu Biji di Kecamatan Pancur Batu. Durian di Kecamatan Sibolangit, Biru-biru, Namorambe, STM Hilir. Jeruk di Kecamatan Gunung Meriah.
Data Produksi Beras di Deli Serdang Tahun
Jumlah Produksi Beras (ton)
Kebutuhan Beras (ton)
Keterangan Surplus Beras (ton)
2004
243.928
227.875
16.503
2005
235.019
232.770
2.249
2006
250.955
237.774
13.181
Kesehatan ( 1 items )
Pembangunan Bidang Pelayanan Kesehatan merupakan salah satu prioritas pembangunan lainnya di Kabupaten Deli Serdang. Dari peningkatan derajad kesehatan bagi masyarakat, akan memberi dampak kepada peningkatan usia harapan hidup, penurunan angka kematian ibu hamil, dan angka kematian bayi
Wisata ( 14 items )
Dengan pemekaran Kabupaten Deli Serdang menjadi dua wilayah, beberapa obyek wisata, seperti misalnya Pantai Cermin yang merupakan Daerah Tujuan Wisata (DTW) utama, kini bukan merupakan wilayah Deli Serdang lagi.
Dari 33 obyek wisata yang ada sebelum pemekaran wilayah, saat ini di Kabupaten Deli Serdang masih tersisa sekitar 24 obyek wisata potensial untuk dikembangkan menjadi Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang baru di Kabupaten Deli Serdang.Dari 24 obyek wisata, 11 di antaranya telah dikelola sesuai dengan Perda No. 23 Tahun 2003 tentang Retribusi Izin Usaha Rekreasi dan Hiburan umum, dan 13 obyek wisata lainnya masih merupakan potensi yang belum dikelola.
Obyek wisata yang ada, sebenarnya memiliki potensi cukup menjanjikan untuk dikembangkan yang terdiri dari wisata alam, pemandian alam, panorama, air panas, cagar alam, dan wisata pantai.Beberapa peluang investasi pada pengembangan pariwisata di Kabupaten Deli Serdang antara lain adalah, membangun fasilitas penginapan, restoran, kios souvenir, pemasaran barang-barang souvenir, buah-buahan, perbaikan jalan menuju obyek wisata, fasilitas komunikasi, sarana permainan anak-anak, kolam renang, dan lain sebagainya.
Pendidikan ( 1 items )
Berdasarkan Indonesia Human Development Report 2004, angka indekspembangunan manusia (Human Development Index/HDI) Kabupaten Deli Serdang ada peningkatan dari 66,1 pada tahun 1999 menjadi 68,8 pada tahun 2002, namun secara nasional Kabupaten Deli Serdangmasih menempati rangking 95 pada tahun 2002, sedangkan pada tahun 1999 pada posisi rangking 93. Oleh karenanya, salah satu upaya untuk meningkatkan angka HDI ini adalah peningkatan kualitas pendidikan.
Misi ketiga Pemerintah Kabupaten Deli Serdang adalah “ Meningkatkan kualitas SDM pemerintah dan rakyat Deli Serdang “. Hal ini dimaksudkan agar mutu pendidikan di Deli Serdang ditingkatkan dengan cara menambah kualitas dan kuantitas guru, peningkatan/penambahan prasarana dan sarana mengajar.
• Luas wilayah, jumlah kecamatan dan desa
• Jumlah Penduduk, potensi ekonomi dan sumber daya
• Masalah-masalah pembangunan
• Struktur dan tata organisasi Birokrasi Pemerintah.
• Anggaran dan sumber anggaran pembangunan daerah.
Permasalahan pembangunan di Kabupaten Deli Serdang adalah berkenaan dengan masih rendahnya kualitas SDM rakyat dan pemerintahan. Hal ini berlangsung di seluruh sektor kehidupan, sehingga memperlambat upaya-upaya meningkatkan dan mensejahterakan taraf hidup rakyat. Untuk periode Tahun 2004 sampai dengan tahun 2009, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengarahkan prioritas pembangunan terutama pada Sektor Pendidikan dan Kesehatan, yang merupakan kebutuhan dasar dalam upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), dengan tidak meninggalkan sektor Pertanian, Industri, dan Pariwisata yang selama ini merupakan sektor unggulan, dan sektor pembangunan lainnya.
Perkebunan ( 1 items )
Pertanian ( 3 items )
Sektor Pertanian yang meliputi sub sektor pertanian tanaman pangan dan holtikultura, perkebunan, peternakan dan kehewanan, perikanan dan kelautan serta kehutanan memberikan kontribusi yang cukup besar dalam perekonomian daerah Kabupaten Deli Serdang.
Sub Sektor Kehutanan selain dimanfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, juga telah diupayakan pelestariannya dengan mengajak masyarakat berpartisipasi untuk melindungi dan melestarikan keberadaan hutan agar terhindar dari bahaya bencana alam seperti banjir dan longsor.
Sedangkan di sub sektor pertanian tanaman pangan dan holtikultura, daerah Kabupaten Deli Serdang hingga saat ini merupakan salah satu lumbung beras dan memberikan kontribusi yang tidak sedikit bagi Propinsi Sumatera Utara.
Berbagai komoditi terkenal dan menjadi unggulan sebagai penunjang pembangunan pertanian, juga tumbuh dan dikembangkan di daerah ini, seperti pisang barangan di kecamatan Biru-Biru, STM Hilir, Namorambe, Belimbing, Jambu Biji di Kecamatan Pancur Batu. Durian di Kecamatan Sibolangit, Biru-biru, Namorambe, STM Hilir. Jeruk di Kecamatan Gunung Meriah.
Data Produksi Beras di Deli Serdang Tahun
Jumlah Produksi Beras (ton)
Kebutuhan Beras (ton)
Keterangan Surplus Beras (ton)
2004
243.928
227.875
16.503
2005
235.019
232.770
2.249
2006
250.955
237.774
13.181
Kesehatan ( 1 items )
Pembangunan Bidang Pelayanan Kesehatan merupakan salah satu prioritas pembangunan lainnya di Kabupaten Deli Serdang. Dari peningkatan derajad kesehatan bagi masyarakat, akan memberi dampak kepada peningkatan usia harapan hidup, penurunan angka kematian ibu hamil, dan angka kematian bayi
Wisata ( 14 items )
Dengan pemekaran Kabupaten Deli Serdang menjadi dua wilayah, beberapa obyek wisata, seperti misalnya Pantai Cermin yang merupakan Daerah Tujuan Wisata (DTW) utama, kini bukan merupakan wilayah Deli Serdang lagi.
Dari 33 obyek wisata yang ada sebelum pemekaran wilayah, saat ini di Kabupaten Deli Serdang masih tersisa sekitar 24 obyek wisata potensial untuk dikembangkan menjadi Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang baru di Kabupaten Deli Serdang.Dari 24 obyek wisata, 11 di antaranya telah dikelola sesuai dengan Perda No. 23 Tahun 2003 tentang Retribusi Izin Usaha Rekreasi dan Hiburan umum, dan 13 obyek wisata lainnya masih merupakan potensi yang belum dikelola.
Obyek wisata yang ada, sebenarnya memiliki potensi cukup menjanjikan untuk dikembangkan yang terdiri dari wisata alam, pemandian alam, panorama, air panas, cagar alam, dan wisata pantai.Beberapa peluang investasi pada pengembangan pariwisata di Kabupaten Deli Serdang antara lain adalah, membangun fasilitas penginapan, restoran, kios souvenir, pemasaran barang-barang souvenir, buah-buahan, perbaikan jalan menuju obyek wisata, fasilitas komunikasi, sarana permainan anak-anak, kolam renang, dan lain sebagainya.
Pendidikan ( 1 items )
Berdasarkan Indonesia Human Development Report 2004, angka indekspembangunan manusia (Human Development Index/HDI) Kabupaten Deli Serdang ada peningkatan dari 66,1 pada tahun 1999 menjadi 68,8 pada tahun 2002, namun secara nasional Kabupaten Deli Serdangmasih menempati rangking 95 pada tahun 2002, sedangkan pada tahun 1999 pada posisi rangking 93. Oleh karenanya, salah satu upaya untuk meningkatkan angka HDI ini adalah peningkatan kualitas pendidikan.
Misi ketiga Pemerintah Kabupaten Deli Serdang adalah “ Meningkatkan kualitas SDM pemerintah dan rakyat Deli Serdang “. Hal ini dimaksudkan agar mutu pendidikan di Deli Serdang ditingkatkan dengan cara menambah kualitas dan kuantitas guru, peningkatan/penambahan prasarana dan sarana mengajar.
Komentar