Pemimpin dan Elit Politik Harus


pemimpin dan Elit Politik Harus Utamakan Kepentingan Bangsa.

REKTOR Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah, Prof. Dr. Hj. Sri Sulistyawati SH, M.Si, mengatakan para elit politik dan pemimpin bangsa Indonesia hendaknya lebih mengutamakan kepentingan bangsa daripada kepentingan pribadi maupun kelompoknya.

Menurut Rektor, sikap mementingkan kepentingan umum ketimbang pribadi, merupakan sikap nasionalis yang hams dimiliki setiap pemimpin Karena, tanpa sikap seperti itu, maka segala bentiik pelanggaran hukum dan konstitusi yang merugikan rakyat tidak akan pernah dapat teratasi.





Dikatakannya, pembinaan nasionalisme kepada bangsa ini, khususnya bagi generasi muda sejauh ini belum mengalami kemerosotan yang parah. Namun, suatu ketika, rasa nasionalisme itu bisa pudar manakala anak-anakpun tidak akan lagi mengenal mana batas-batas wilayah kekuasaan NKRI, melupakan ciri khas, adat, budaya dan jati diri bangsa Indonesia. Sebagai contoh, saat ini banyak artis tidak menguasai lagu kebangsaan Indonesia Raya dan banyak anak-anak pelajar tidak lagi hapal berbagai lagu perjuangan maupun kebangsaan RI. Atau, kebanyakan orang sudah lebih menyukai makanan asing seperti pizza, humberger dan lainnya, ketimbang masakan dalam negeri.
Untuk itu, peran pemerintah, pemimpin dan para elit politik serta orang tua sangat besar untuk menanamkan jiwa patriotisme dan nasionalisme yang saat ini sudah semakin memudar. Pembinaan itu harus sejak usia ini, atau dari jenjang pendidikan terendah yakni TK dan SD hingga ke perguruan tinggi.

Yang jelas, setiap anak negeri ini harus bangga memiliki tanah air yang begitu luas ini serta mempertahankan kemerdekaan yang telah diperoleh para pendahulu, dengan cara menghilangkan egoisentris atau sifat mementingkan diri sendiri atau kelompok dari pada kepentingan umum", ujar Rektor di Kampus UMN, Jalan Garu II Medan.

Komentar